Pererat Persohiblogan dengan Award

24 November 2009 16 komentar

Kemarin seorang sahabat, Kang Deka, mampir dan memberi komentar di salah satu tulisan saya tentang film 2012. Tapi, yang membuat saya terkejut adalah di komentar keduanya yang mengatakan bahwa ada ‘award’ yang bisa saya ambil di blognya. Meluncurlah saya kesana, dan wow… Begitu banyak jenis award yang berderet rapi dalam salah satu tulisannya.

Awalnya saya masih bingung, ini maksdunya apa ya? Tapi, sejenak saya lupakan ‘kepolosan’ saya tentang mekanisme bagi-bagi award ini. Saya hanya mencoba memahami esensi dari ‘ritual’ saling berbagi award ini, yaitu: adanya rasa simpati dan respek dari sohiblog kepada kita, dan kepada blog yang kita miliki. Itu saja. Selebihnya, apapun jenis awardnya, itu pasti dapat mempererat persohiblogan diantara kita.

Ini dia award yang saya jemput…

Terima kasih kang deka atas award-nya. Saya memilih untuk mengambil award persahabatan, karena, mudah-mudahan dengan adanya award ini kita persohiblogan kita makin erat, dan mudah-mudahan tidak hanya di dunia blog saja kita bersohib.

Saya ingin sekali berbagi award ini kepada para sohiblog saya. Tapi, tunggu waktu yang tepat saja ah… :)

Categories: Blog & Internet Tag:,

Tentang Film 2012 yang Heboh Itu…

23 November 2009 28 komentar

Akhirnya saya tergelitik juga untuk beropini tentang film 2012 yang menjadi kontroversi di negeri kita ini semenjak sebelum tayang di bioskop tanah air. Film yang dibintangi John Cusack, Danny Glover dan Chitwetele Ejiofor ini bercerita tentang hancurnya Planet Bumi pada tahun 2012. Film ini menjadi kontroversial karena adanya ramalan suku Maya di Amerika Selatan tentang kiamat yang terjadi pada tahun 2012. Banyak kalangan menilai film ini dapat memberikan dampak negatif yang dapat merusak akidah terkait dengan tema film itu, yaitu tentang ramalan kiamat.

Opini saya, film ini tidak lebih dari sekedar film fiksi ilmiah. Film ini tidak ada bedanya dengan film sejenis, semisal: Armageddon, The Day After Tomorrow, Deep Impact, atau Knowing. Malah, menurut saya 2012 tidak lebih hebat dari The Day after Tomorrow dari segi isi ceritanya. Kelebihannya hanyalah terletak pada permainan animasi yang sangat memukau. Kita sangat akui itu.

Tapi, ada apa dengan 2012? Kenapa film sejenis yang saya sebut di atas tidak sebegitu kontroversialnya? Padahal film-film ini mengangkat tema yang sama? Apakah ini hanya permainan sang pengedar (produser) film itu? Karena kita semua mafhum, bangsa kita memang sangat suka dengan sesuatu yang berbau ‘kontroversi’. berbagai media dengan kompaknya memuat berita kontroversi 2012. Read more…

Categories: Opini Tag:

Sup Ayam, Obat Flu Andalan

20 November 2009 26 komentar

Seharian di kantor badan teras pegal-pegal, linu di sekujur tulang diiringi dengan flu, pilek, dan tenggorokan agak nyeri.

Oh ya, saya inget, virus penyebeb influensa juga menyerang persenidan tulang. Jadi, jika kita terserang flu, salah satu gejalanya adalah persendian tulang akan terasa linu, pegal-pehal seperti habis melakukan pekerjaan berat. Sekarang-sekarang ini cuaca makin tidak menentu, sudah tidak kita kenal lagi yang namanya musim pancaroba. Setiap hari seolah pancaroba. Siang bisa saja panas sangat terik, tapi bisa dengan tiba-tiba turun hujan deras.

Klinik jadi target utama hari itu, tapi apa daya di hari itu klinik sedang tidak buka/praktik. Hmm, jadilah seharian menahan flu plus batuk. Tapi, yang paling menyiksa sebenarnya ya nyeri sendi itu.

Segera saja sebelum siang menjelang, saya kabari istri tersayang, “Istriku, nanti masak sup ayam ya… Ayah kena flu nih”.

“Baik kakanda…”, istriku menjawab (halah, kayak dongeng).

Lantas, apa hubungannya sakit flu dengan sup ayam? Read more…

Categories: Kesehatan, Kuliner, Teras Tag:

Jual Beli Polusi

17 November 2009 35 komentar

Sekira tahun lalu, saya mendapat pengetahuan baru tentang Clean Development Mechanism (CDM). Rekan kerja saya yang waktu itu kebetulan tergabung dalam satu bagian menceritakan kesuksesannya turut serta ambil bagian dalam program CDM tersebut. CDM di negara berkembang seperti Indonesia dapat menjadi salah satu sumber pendanaan. Bagaimana sistematikanya? Begini, menurut rekan saya, negara-negara maju yang notabene merupakan raja-raja industri penghasil emisi (baca: polusi), akan membayar setiap satuan pengurangan karbon emisi (Certified Emission Reduction, CER) yang dilakukan oleh pelaku industri di negara-negara berkembang. CDM adalah satu-satunya mekanisme dibawah Kyoto Protocol, yang menawarkan win-win solution antara negara maju dengan negara berkembang dalam rangka pengurangan emisi gas rumah kaca (GHGs), dimana negara maju menanamkan modalnya di negara berkembang dalam proyek-proyek yang dapat menghasilkan pengurangan emisi GHGs, dengan imbalan CER (Certified Emission Reductions). Read more…

Categories: Teknosains Tag:

Blog Aing Kumaha Aing

12 November 2009 61 komentar

freedomofspeechBlog saya terserah saya. Rumah saya terserah saya. Apapun yang saya lakukan di rumah saya terserah saya. Orang lain tak perlu ikut-ikutan mengaturnya. Karena, Blog aing kumaha aing.

Hmm.. Memang sih, setiap orang berhak berbuat apapun atas dirinya sendiri. Tangungjawabnya sendiri. Tapi, bukankah ini tidak lantas membuatnya lepas kendali? Ada kontrol moral yang harus tetap kita pegang untuk tidak membuat kebebasan itu jadi kebablasan.

Blog, situs jejaring, email memang sudah menjadi ruang publik yang semakin diminati. Sarana ini merupakan ruang yang tak terbatas untuk mencurahkan segala macam pemikirandan sangat mendukung gerakan freedom of speech, atau kebebasan berbicara dan berpendapat.

Tapi hati-hati sahabat, sudah banyak kita baca di media mengenai penangkapan para facebooker dan blogger akibat tulisan yang mereka buat. Di Amerika saja, pada tahun 2007 ditangkap 36 blogger akibat pendapat mereka tentang pembombangkaran kasus HAM. Belum terhitung lagi, berita di detikcom tentang facebooker yang terjaring kasus hukum, seperti kasus Evan yang masih hangat.

Jadi, lebih baik bersikap bijak sebelum kita menulis sesuatu, meskipun itu di blog kita sendiri (ini saya lagi ngingetin diri sendiri). Tapi, tentunya tidak mengurangi niat untuk mengemukakan isi pendapat dan opini kita. Ingat, kebebasan jangan sampai jadi kebablasan.

Categories: Celoteh Tag:,

Kopdar BLOGOR @ Bansus Air Mancur

9 November 2009 34 komentar

BLOGOR… Apaan sih itu? Sejenis makanan ya? Kan ada Batago, Bajigor (aka Bajigur), sekarang ada makanan baru lagi, namanya Blogor?

Enak aja. Blogor itu adalah sebuah komunitas para pencinta blog dan para penggiat blog (alias blogger) yang berdomisili di Bogor. Saya sendiri sudah join hampir setahun kemarin, tapi berhubung semangat nge-blog waktu itu masih adem ayem, ya jadinya ketinggalan berita Blogor deh.

Singkat kata, singkat cerita akhirnya saya berhasil juga menyempatkan diri untuk ber-kopdar ria bersama barudak blogor. Kopdar pertama bagi saya ini diadain di warung Bansus di area tongkrongan Air Mancur Bogor hari Jumat, 6 November kemarin. Kopdar diiringi sisa-sisa rintik air hujan yang memang sedari siang tadi sudah mengguyur Bogor (Bogor, hujan? Udah biasa kali…). Dengan setianya kang alif ontohod menunggu di pojokan Bansus. Entah sudah berapa gelas bansus ia tenggak.

Cukup lama saya menunggu hujan reda sembari nyumput di parkiran motor stasiun Bogor. Tekad semakin membara, akhirnya saya terabas aja hujannya. Sampai lokasi, saya kontaklah kang alif. Tak berapa lama ia muncul sembari menyambut dengan sunggingan senyum dan nampak terlihat jelas begitu bulatnya beliau (*piss kang..). Ternyata disana telah menunggu kang fajar, dan teh nurul. Jabat tangan serta bercengkerama dalam kehangatan bansus. Sungguh perjumpaan yang sangat berkesan.

kopdar_blogor_1

Lalu datanglah sang Milanisti sejati, kang Falla Achmad. Seperti saya yang fans MU sejati berjaket MU, sahabat yang satu ini juga datang dengan atribut Milannya. Ia datang dengan berjaket Milan. Read more…

Categories: Blog & Internet, Celoteh Tag:,

Larangan Semua Hal yang Berbau ‘Cicak’ dan ‘Buaya’

8 November 2009 24 komentar

Sudah beberapa bulan ini perseteruan cicak vs buaya masih belum jelas juntrungan-nya. Agar tidak berlarut-larut dan merembet ke hal yang lain,  hal-hal yang remeh-temeh kayak kasus Evan Brimob itu, maka diputuskan untuk membuat kebijakan-kebijakan di berbagai bidang, yaitu:

  1. Larangan terhadap lagu ‘cicak-cicak di dinding’ serta lagu populer milik group Duo Maia, ‘Lelaki Buaya Darat, busyet…’
  2. Larangan terhadap beredarnya CD alias celana dalam ber-merk ‘Crocodile’, selain itu juga akan dilakukan razia ke rumah-rumah warga untuk men-swipping underwear tersebut.
  3. Semua produk shampoo yang berbahan dasar lidah buaya akan ditarik dari pasar.
  4. Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, kata buaya cukup diartikan sebagai “binatang berdarah dingin yang merangkak”. Jangan ada lagi memasukkan kata buaya darat, buaya pasar, air mata buaya, yang semuanya bermakna negatif, apalagi dijadikan bahan olok-olok di parlemen.
  5. Mempertahankan nama kota Surabaya, jangan sampai disebut “Surabuaya”, apalagi memenuhi tuntutan facebooker, diganti menjadi “Suracicak”.
  6. Arena wisata seperti Taman Buaya akan ditutup, selain itu untuk sementara, Taman Safari juga akan ditutup sampai keadaan mereda, karena ketika anak-anak bermain di kebun binatang itu, mereka malah berteriak: ‘polisi… polisi…’ padahal tangannya menunjuk ke arah buaya.

Barangkali sahabat-sahabat mempunyai saran membangun terkait persoalan ini, silahkan ditambahkan. Kita berharap agar pertempuran Cicak vs Buaya segera berakhir dengan damai dan membawa ketenangan bagi bangsa.

Categories: Celoteh Tag:

Jangan Arogan ya Pak Polisi…

5 November 2009 42 komentar

Evan Brimob, nama ini semakin populer di jagat internet di indonesia. Akibat ‘kepolosan-nya’ menulis status di Facebook, para pendukung pemberantasan korupsi di Indonesia dibuat gerah. Betapa tidak, coba simak ’status’ yang dia tulis di dinding FB-nya:

Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..”.

Kalimat yang sangat menohok, apalagi di tulis di saat kasus Cicak vs Buaya sedang semakin panas. Ini malah dibuat semakin membara oleh pemuda yang satu ini. Akibatnya, dengan cepat pemuda ini melesat kepopulerannya bak artis dangsut dengan goyang sensasional. Coba search di google dengan kata kunci ‘Evan Brimob’. Situs berita macam detik, vivanews, pun tidak ketinggalan memuat berita ini. Dan sudah pasti, forum semacam kaskus pun meramaikan berita ini.

Jika memang benar dia adalah anggota Brimob, maka perilaku ini sangat disayangkan. Arogansi pendapat yang dia kemukakan hanyalah berdasar atas semangat kebanggaan dan kecintaannya yang berlebihan terhadap institusi tempat dia mengabdi.  

Arogansi memiliki pengertian 1) menunjukkan kelebihan diri sendiri dan 2) sangat kurang memperhatikan perasaan orang lain. Kedua pengertian tentang arogansi tersebut melekat pada isi ’status’ di FB Evan Brimob. Pertama, kalimat :“Polri ‘gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri” menunjukan betapa dominannya kesombongan pada diri pemuda itu, merasa bahwa tanpa masyarakat, kepolisian dapat berdiri sendiri. Read more…

Masuk Pagerank, Langsung Naik Kelas 2

4 November 2009 31 komentar

google-pagerankBeberapa hari ini saya berkunjung ke beberapa blog sahabat, di antaranya ada yang mengulas mengenai update pagerank yang dilakukan oleh google. Sepertinya memang demikian adanya. Karena saya sendiri mengalami hal yang mirip dengan beberapa sahabat itu. Beberapa hari lalau, saya yang masih ‘ijo’ di dunia blogger tertarik untuk melihat peringkat blog saya ini. Namun setelah saya submit URL blog saya, hasilnya adalah nihil malah muncul area abu-abu. Dari keterangan yang tercantum, disebutkan bahwa sistem sedang dalam perbaikan dan diminta untuk mencoba beberapa saat kemudian. Berulangkali dicoba masih menunjukkan hal yang sama. Akhirnya untuk beberapa hari saya tinggalkan google PR.

Berikutnya saya beralih ke alexa. Di sekitar awal pekan ke-3 Oktober saya login ke alexa. Hal yang agak mirip seperti di google PR saya temui. Tent saja saya kecewa, tapi segera menyadarinya. Mungkin saja karena blog saya memang masih ‘ijo’ jadi masih belum masuk dalam kalkulasi peringkat di kedua situs tadi.

Namun keajaiban datang (hiperbola banget ‘ngga sih), di awal November kemarin saya mencoba sekedar iseng mengecek PR. Sungguh diluar dugaan, PR blog ini langsung masuk kelas 2/10. Dari beberapa cerita sahabat pun agak mirip dengan saya. Terkaget-kaget, bahkan ‘mesem-mesem’ sendiri. Senang rasanya blog ‘ijo’ ini sudah ‘dianggap’ oleh mbah google. Pun demikian dengan alexa. Pada akhir Oktober saya coba cek, alexa-rank blog ini ada di angka 4,2jutaan (hal yang lumrah bagi blog yang masih ijo, bukan?). Tapi, ketika saya cek kemarin, sekalian pasang widget dari popuri, saya cukup dibuat tercengang. Nilai blog saya di alexa merangkak naik di level 3,8 jutaan. Yah.. minimal ada peningkatan.. :)

Cukuplah untuk melecut diri agar semakin semangat ‘nge-blog… :D

Categories: Blog & Internet Tag:,

Jakarta Bukan Kota yang Nyaman bagi Pejalan Kaki

3 November 2009 24 komentar

Sebenarnya sudah sering saya menemui hal ini di jalur pulang menuju Gambir. Saat lampu menyala merah, seharusnya memberikan kesempatan pada pejalan kaki untuk menyeberang. Namun, apa yang dilakukan oleh pengemudi TransJ itu sungguh arogan.

 

dsc00946

Atau, coba perhatikan trotoar-trotoar di Jakarta, banyak ditemui lubang bekas galian yang belum ditutup atau tanpa garis pengaman. Ini sangat tidak aman bagi para pejalan kaki.

Jadi, boleh ‘kan kalau saya bilang, Jakarta bukan kota yang nyaman untuk pejalan kaki?

(Dikirim lewat email ponsel SE W380i)

Categories: Celoteh, Fotoblog Tag: