Skip to content

Alergi Obat, Apa Penyebabnya?

18 October 2009
tags: ,

RedCrossHati-hati bila sahabat mengkonsumsi suatu obat, apalagi obat itu adalah obat “warungan”. Terutama untuk sahabat yang memiliki kelainan berupa alergi. Bisa-bisa, bukannya kesembuhan yang datang, malah makin membuat tubuh sahabat tersiksa akibat alergi yang sahabat derita. Alergi obat itu sebenarnnya apa sih? Penyakit atau bukan? Penyebabnya apa? Bisa disembuhkan tidak? Saya mengupas dari artikel diskusi di situs mediasehat.com. Semoga bermanfaat bagi sahabat.

Alergi adalah gejala hipersensitivitas tubuh terhadap zat-zat yang disebut allergen (zat yang memiliki daya alergi). Ada orang yang memiliki alergi secara umum, seperti alergi dingin, alergi debu, alergi tungau, alergi benang sari bunga, alergi bulu binatang, alergi obat antibiotic tertentu seperti amoksisilin, atau alergi makanan seperti seafood. Ada juga orang yang memiliki alergi spesifik, misalnya seperti istri saya, alergi parasetamol. Kalau yang dimaksud pertanyaan sayatentang penyebab alergi istri saya, kemungkinan itu adalah parasetamol. Tetapi kalau penyebab reaksi ini di tubuh, ada mekanisme yang masih belum jelas, mengapa tubuh seseorang bersifat reaktif terhadap suatu zat, yang pasti zat tersebut dipandangnya asing, walaupun buat tubuh orang lain itu adalah zat yang dikenali. Tetapi reaktivitas ini mengundang sel-sel darah putih (berisi antibodi tubuh kita) yang bertugas menjaga kekebalan tubuh untuk “menyerang” zat asing tersebut, akibatnya pembuluh darah melebar untuk mempermudah sel darah putih menyebar ke tubuh yang ada zat asingnya (tubuh jadi terlihat memerah), lalu sel darah putih akan menumpuk disana untuk menyerang dan “membasmi” zat asing tersebut (timbul bentol-bentol sampai bengkak).

Alergi sayangnya tidak dapat disembuhkan. Ini termasuk kategori kelainan, bukan penyakit. Memang ada pendapat dengan membombardir tubuh dengan zat asing tersebut lama kelamaan tubuh bisa “mengenali” zat asing tersebut dan tidak dianggap asing lagi (tidak membentuk antibody untuk zat tersebut). Namun hal tersebut terlalu riskan, karena reaksi alergi tidak hanya sampai gatal-gatal. Pada beberapa kasus, reaksi alergi berupa pelebaran pembuluh darah yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah turun secara drastis, yang bisa berujung pada kematian. Jadi langkah yang tepat adalah menghindari si penyebab alergi tersebut.

Disarankan, catatlah nama obat/merek obat yang terbukti menyebabkananda alergi, lalu catat juga kandungan zat aktifnya yang tertera di label. Apabila Anda butuh obat bebas, baca terlebih dahulu labelnya, apakah mengandung parasetamol. Langkah yang lebih tepat adalah anda berkonsultasi langsung ke dokter, bawa catatan Anda, dan dokter akan melakukan tes alergi pada Anda untuk mengetahui secara pasti, apakah penyebab alerginya, zat aktif atau pengisinya. Dan jika sudah ketahuan penyebabnya, beritahukan pada dokter tiap kali Anda berobat ke dokter untuk mencegah dokter memberi obat yang memancing alergi.

[http://mediasehat.com/tanyajawab439]

About these ads
10 Comments leave one →
  1. 20 October 2009 06:42

    Pertamaaxxzz dulu..
    Salam keal dulu ok.
    Wah mengenai obat in saya tertarik.
    nice info kasep.

  2. 20 October 2009 07:51

    Salam kenal
    Cukup bermanfaat

  3. 20 October 2009 08:07

    @Dang: Salam balink kang dadang…
    @sukas:sama-sama mas semoga bermanfaat.. Ini terinspirasi kejadian nyata.. :)

  4. reza permalink
    5 May 2010 17:47

    aQ aLergi makan paracetamol

  5. 17 July 2010 13:57

    Ma’af pak,sy mau nanya tentang penyakit istri saya.sekitar 2 bulan yg lalu istri saya mencoba minum obat batuk hitam yg ada di pasaran,tapi ga tahu kapan munculnya ada bercak putih di tangannya,dan makin lama tambah lebar sampai menyebar ke semua tangan.rasanya gatal lama kelamaan menjadi merah dan bersisik.apakah itu juga alergi?sekian terimakasih.

    • 18 July 2010 09:37

      Kemungkinan besar se[ertinya memang alergi. Tapi itu berdasr pengalaman saja mbak (atau mas ya?). Karena saya pribadi bukan ahli farmasi atau dokter. Lebih baik periksakan saja ke dokter spesialis, dan untuk sementara hindari dahulu mengkonsumsi OBH itu.
      Alergi ini bawaan tubuh, dan tidak bisa disembuhkan. Jadi hanya bisa dihindari.

      Semoga membantu..

  6. 6 October 2010 15:35

    dulu ada yg alergi,
    lihat keatas terus gk berhenti

  7. Novi Andria permalink
    7 January 2012 14:50

    Info bagus, anakku juga alergi antibiotik. Ga boleh sakit deh, he he

  8. rahmat permalink
    6 March 2012 13:06

    thank to informasinya…sayapun alergi obat bos…tp kl istri bos rajin donor darah 3 bulan sekali alergi tsb akan tertangani…tdk ad salahnya dicoba…

  9. 12 May 2012 18:14

    misi pak/bu, saya mau numpang promosi ya :)

    silahkan kunjungi blog saya untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat. info bisnis juga ada lho !!

    http://si-penulis-biasa.blogspot.com/

    terima kasih :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 57 other followers

%d bloggers like this: