Skip to content

#Kamseupay | Fitnah dibalik Komentar (2)

19 January 2012
tags:

Selalu ada pelajaran yang bisa diambil dari setiap kejadian. Dari kasus yang menimpa kawan-kawan blogger yang komentarnya diubah, ini bisa menjadi hikmah bagi kita. Bahwa layaknya kita hidup dalam keseharian sosial di lingkungan msyarakat, ada nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi. Begitupun dalam aktivitas kita di dunia media sosial. Dewasa ini, media sosial tidak bisa lagi dianggap sebagai ‘pendamping’ tapi sudah mengakar dalam aktivitas kehidupan manusis yang ingin disebut modern.

Balik lagi ke soal kasus #kamseupay yang saya ceritakan di tulisan sebelumnya. Sebelumnya izinkan saya memohon maaf karena meski judulnya “kamseupay, saya tidak membahas tentang kata tersebut. LEbih jauh dari sekedar itu sebenarnya, ada hikmah bisa dipetik dari kejadian yang saya ceritakan kemarin :

  1. Sebaiknya, baca dengan baik-baik isi tulisan, sehingga bisa mengurangi kesalahpahaman pada isi komentar yang akan kita tinggalkan.
  2. Sebisa mungkin menghindari penulisan komentar yang asal-asalan (kecuali memang hanya bertujuan ingin meninggalkan jejak saja :) ). Jika memang tak ada niatan untuk mmberi komentar, just leave it.
  3. Jika ada sedikit waktu, kenali dahulu pemilik blog yang kita kunjungi. Terlebih lagi blog tersebut dimiliki oleh public figure.
  4. Jika komentar terlanjur dimanipulasi, segera buat tulisan untuk mengklarifikasi seperti yang dilakukan oleh @nonadita dan @maulanaharris.

Semoga tidak ada lagi kasus-kasus semacam ini. Blog seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk berbagi hikmah dan inspirasi, untuk membangun bangsa, sebagai pengingat diri, juga sebagai ungkapan syukur. Jangan malah dijadikan saran untuk menyerang orang lain, menebar fitnah tanpa bukti (walapun ada bukti juga lebih baik tidak disebarkan, toh?).

Salam,

@asepsaiba

Advertisement
12 Comments leave one →
  1. 19 January 2012 08:52

    iya mas :D

  2. 19 January 2012 09:05

    Iy..sedih deh sekarang..banyak yg memanfaatkan media sosial untuk hal2 yg negatif. Ngeluh-ngeluh ga jelas lah…menghina org lah…
    Mudah2an kedepannya para social media user makin cerdas dan dewasa :)

  3. 19 January 2012 10:18

    Aktif di dunia maya pun ada etika2nya. :)

  4. 19 January 2012 12:10

    fitnah lebih kejam dari pembunuhan….. tapi Kamseupay artinya apa yak… : :mrgreen:

  5. 19 January 2012 15:27

    Ikut menyimak artkelnya Gun :-)

    Salam,

  6. 19 January 2012 15:50

    Betul sekali Pak!, kasus ini semoga dapat “mencerahkan” kita untuk lebih beretika,beradab dan berbudaya lebih baik. Dunia internet adalah dunia baru yang katanya dunia modern, dimana akses informasi dan kebebasan berpendapat dpt kita raup sebanyak-banyaknya TAPI dibalik itu semua mentalitas kita teruji, informasi seperti apa yg kita inginkan?bagaimana cara kita berpendapat dgn baik,cermat dan bertangung jawab sbagai warga dunia yg baik. Saya yakin kasus ini merupakan bagian dari rangkaian proses yg musti kita lalui agar lbh dewasa dlm berpendapat.

    Salam

  7. 19 January 2012 18:29

    nice post….menambah wawsan bagi yang suka fitnah..he eheheh..slam kunjungan pertamax mas

  8. 19 January 2012 19:58

    Wah kirain rumah yang ini ditinggal karena ada rumah baru ternyata orang kaya, rumahnya dua hihihi…

  9. 20 January 2012 21:42

    dalam satu kejadian pasti ada hikmah yg bisa dipetik ya, termasuk berhati hati dalam berkomentar

Trackbacks

  1. Klarifikasi atas Komentar di Blog Marissa Haque | nonadita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 941 other followers