Jangan Arogan ya Pak Polisi…

Evan Brimob, nama ini semakin populer di jagat internet di indonesia. Akibat ‘kepolosan-nya’ menulis status di Facebook, para pendukung pemberantasan korupsi di Indonesia dibuat gerah. Betapa tidak, coba simak ‘status’ yang dia tulis di dinding FB-nya:

Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..”.

Kalimat yang sangat menohok, apalagi di tulis di saat kasus Cicak vs Buaya sedang semakin panas. Ini malah dibuat semakin membara oleh pemuda yang satu ini. Akibatnya, dengan cepat pemuda ini melesat kepopulerannya bak artis dangsut dengan goyang sensasional. Coba search di google dengan kata kunci ‘Evan Brimob’. Situs berita macam detik, vivanews, pun tidak ketinggalan memuat berita ini. Dan sudah pasti, forum semacam kaskus pun meramaikan berita ini.

Jika memang benar dia adalah anggota Brimob, maka perilaku ini sangat disayangkan. Arogansi pendapat yang dia kemukakan hanyalah berdasar atas semangat kebanggaan dan kecintaannya yang berlebihan terhadap institusi tempat dia mengabdi.  

Arogansi memiliki pengertian 1) menunjukkan kelebihan diri sendiri dan 2) sangat kurang memperhatikan perasaan orang lain. Kedua pengertian tentang arogansi tersebut melekat pada isi ‘status’ di FB Evan Brimob. Pertama, kalimat :“Polri ‘gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri” menunjukan betapa dominannya kesombongan pada diri pemuda itu, merasa bahwa tanpa masyarakat, kepolisian dapat berdiri sendiri. Padahal, orang tolol pun tahu, jika tidak ada masyarakat, lantas polisi mengurusi siapa? Bila tidak ada masyarakat yang membayar pajak, lantas dari mana mereka dapat penghasilan? Dari hasil pembuatan SIM atau STNK? Lah wong masyarakatnya saja tidak ada. Ini pemikiran yang dangkal. Semua elemen bangsa ini saling terkait satu sama lain. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri.

Kedua, kalimat: “Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..” menunjukkan perilaku yang tidak mengindahkan perasaan orang lain. Sudah tahu, saat ini dunia hukum dan keadilan di Indonesia tengah bergejolak akibat kasus kriminalisasi KPK, dan beragamnya opini di masyarakat tentang perseteruan Cicak vs Buaya, ini malah diperkeruh dengan arogansi seorang pemuda yang baru bergabung di institusi yang terhormat di negeri ini yaitu kepolisian.

Semoga perilaku Evan ini tidak mencerminkan kondisi kepolisian di negeri kita. Semoga kejadian ini hanyalah akibat kepolosan seorang anak muda yang memiliki kebanggan buta sehingga menutup mata hati atas kenyataan yang ada. dan semoga tidak akan ada lagi Evan-Evan yang lain, sehingga citra kepolisian negeri kita benar-benar bersih seperti yang sangat kita idamkan. Semoga!

[Telat up-date] Evan langsung meralat pernyataannya dan langsung merubah statusnya menjadi :

Saya mengaku salah dan minta maaf dan ralat pernyataan saya menjadi: Polri butuh masyarakat… masyarakat butuh Polri…. maju terus kepolisian Indonesia, bangkit Indonesiaku, lawan para koruptor dan perusak negeri ini” .

Bagus lah… 🙂

Advertisements

43 thoughts on “Jangan Arogan ya Pak Polisi…

  1. Inilah akibatnya kalau “anak kecil” baru ngerti facebook (mukabuku ?), benar atau tidaknya dia anggota brimob butuh waktu yang cukup lama untuk menelisiknya.
    Terlepas dari itu semua, saya sependapat dengan sampeyan mas. Pak polisi tolong jangan Sombong. Yang menggaji anda adalah kami yang dianggap orang kecil.

  2. Saya kira itu pribadi mas, tak bisa di generalisaikan tak bisa di interpretasikan menjadi sikap Institusi atau lembaga kepolisian. namun, demikian saya tetap menyayangkan akan hal itu. justru dengan pribadi itulah (kalau memang dia anggota Polri) harus bisa menjaga institusinya. keduanya jelas ada keterkaitan walau tidak mutual.

    saya kira dengan perang ciciak melawam buaya ini, hikmahnya adalah amsyarakat semakin cerdas akan hukum, proses2 peradilan, mafia peradilan, dsb yang berkaitan dengan supremasi hukum. tetap ada hikmahnya.

    dalam kasus ini saya kira Presiden harus tegas berada di dalamnya sebagai sosok yang berada di depan perlunya menjelaskan ‘identitas’ masing2 termasuk wilayah gerak dan kewenangannya. sehingga kedepan tak terjadi lagi. lebih baik cicak bersahabat dengan buaya, buaya juga semestinya menyayangi cicak karena sama-sama makan dari uang negera yang sejatinya sama saja. makanannya sama Kok. nggak harus identitas di bedakan gitu.

    maju terus KPK! 😆

  3. Saya mah gak ikut-ikut deh. Udah jarang buka FB dan nonton TV nie. Selain itu saya sudah malas + bosan mengikuti perkembangan berita-berita tanah air apalagi tentang pejabat atau institusi negara ini. yang jelas semoga aja Negara Indonesia Tercinta ini semakin maju…

  4. Sebetulnya kasihan tuh polisi. Baru saja namanya menanjak karena berhasil membekuk teroris harus berhadapan dengan masyarakat yang simpati dengan KPK. Pujian berubah jadin kecaman…

    Salam,
    HALAMAN PUTIH

  5. Salam Takzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takzim Batavusqu

  6. Salam Takzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takzim Batavusqoe

  7. Salam Takdzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takzim Batavusqu

  8. Salam Takzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takdzim Batavusqu

  9. Salam Takzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takdzim Batavusqoe

  10. memang benar polisi juga manusia yang tentunya tidak luput dari kesalahan…mungkin tidak semua polisi bersikap arogan seperti itu,masih banyak polisi yang benar-benar menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran…mungkin ini hanyalah salah satu ulah oknum2 yang menginginkan adanya perpecahan…
    janganlah cepat tercerai berai hanya dengan hasutan kata-kata yang saling tuduh menuduh..sikapi semuanya dengan pikiran positif dan kepala dingin agar semua masalah yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik..

    • Yup betul.. Saya sangat yakin, sahabat polisi di luaran sana masih banyak yang murni menjalankan tugasnya… Semoga mereka diberi kekuatan dan kesabaran

  11. sombong itu pakaian Tuhan, makanya banyak yang gak suka kalau ada yang sombong….bahkan orang sombong saja tidak suka dengan orang sombong yang lain…hehehehe.. salam Kang Asep… udah ketemu bajiguran, sekarang ketemu di blogwalking-an…

    • Sip sip… In.Allah saya akan selalu mampir ke lebahcerdas.. karena kalo saya lihat, postingan kang Baban apdet terus tiap hari,.. Dan wow.. selalu berbobot.. Mantabs..

      Hidup Blogor..!

  12. si Evan katrok itu ya…
    hmm… klo sama teman2 saya, foto2 si Evan dah pada dimanipulasi. Ada yg mukanya jd muka kadal, ada yg mukanya ditaruk di badan orang bugil, ada yg dibikin bencong, de el el…
    itulah keberangan anak2 manipulator…
    Muahahahahahahahaha…!!

  13. Pingback: Larangan Semua Hal yang Berbau ‘Cicak’ dan ‘Buaya’ « Asepsaiba's Blog

  14. Pingback: Blog Aing Kumaha Aing « Asepsaiba's Blog

  15. Mudah-mudahan dengan ngeblog saya dapat menyampaikan apa yang harus disampaikan. “Ya Allah tunjukkanlah kepada kami bahwa yang benar itu benar, dan anugerahkan kepada kami kemampuan untuk menegakannya…”

  16. Pingback: Larangan Semua Hal yang Berbau ‘Cicak’ dan ‘Buaya’ | asepsaiba.web.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s