Berkurang Satu Tahun

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (QS Al-‘Ashr : 1-3).

Waktu, akan terus bergulir tanpa satupun dari kita dapat menghentikannya (kecuali Hiro, di serial Heroes 🙂 ). Waktu terus berlalu dengan atau tanpa kita sadari. Kita pasti bernah berucap semacam ini, “Kok cepet banget ya, perasaan baru kemarin kita kumpul”, “Busyet, nggak terasa ya cepet banget waktu berlalu”, dan lain sebagainya. Ungkapan yang bermakna bahwa waktu itu seolah seperti kilatan cahaya yang berkelebat cepat berlalu. Sudahkah kita menfaatkan waktu sebaik-baiknya?

Dari mulai lahir, diajari berjalan, masuk sekolah TK, SD, SMP, SMA, kuliah, bekerja, menikah, memiliki keluarga kecil, dan seterusnya dan seterusnya terasa sedemikian cepatnya. Kita bisa saja tersenyum tertawa, bahkan menangis ketika  mengingat berbagai memori hidup yang telah dilewati. Pengalaman memang guru terbaik. Tapi, petuah bijak mengatakan, “Yang lalu, biarlah berlalu, tatap masa depan penuh optimis”. Jadikan petualangan hidup yang telah berlalu sebagai bekal untuk menatap masa depan.

Belajar beryukur. Bersyukur atas nikmat iman dan Islam yang Allah anugerahi. Beryukur atas segala karunia yang Allah berikan untuk diriku, keluargaku, dan sahabat-sahabatku. Bersyukur karena masih diberikan waktu untuk dapat mensyukuri rahmat-Nya. Bersyukurlah untuk segalah yang Allah berikan.

Ya Allah, jadikan sisa-sisa hidupku, keluargaku, dan sahabat-sahabatku menjadi lebih bermakna bagi-Mu. Berikan kami kekuatan untuk selelu mengisi waktu dengan mengingat-Mu. Jadikan cinta ini hanyalah cinta yang tertuju untuk mengharap cinta-Mu. Amin…

(Milad of Me 🙂 )

Advertisements

29 thoughts on “Berkurang Satu Tahun

  1. Lho masih kang alamendah nich pertamaxnya…..

    Bersyukurlah orang yang bisa mengisi waktu sedikitnya dengan memberikan nilai manfaatnya buat orang buanyak dan alangkah meruginya mereka yang mengisi waktu banyaknya dengan memberikan kebencian dan kesedihan buat orang lain.

  2. Setuju dan seratuuus buat Ruang hati wejangannya adem..dan kang Asep yg pny blog..menggingatkan menyadarkan waktu..krn waktu adalah time yang artinya waktu..

  3. Jumlah usiaya bertambah, tapi umurnya berkurang.
    Salam kenal …
    Moga sehat selalu, hingga bisa mempersembahkan yang terbaik.
    🙂

  4. Harapan kita semua adalah semoga dikaruniai usia yang barokah dan bermanfaat bagi sesama. Mengenai panjang umur itu urusan Allah yang ngasih umur kepada manusia.

    Salam,
    HALAMAN PUTIH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s