Malu-maluin Aja!

Kembali, contoh moral bangsa ini dipertunjukkan jelas di depan mata. Kembali, kita harus belajar akan kedisiplinan dari salah satu bangsa penjajah negeri ini, Jepang. Kawan pasti mengetahui kabar di hari kemarin, bukan? Tatkala seorang menteri negeri ini mempermalukan jati diri bangsa kita dengan datang terlambat. Padahal ialah sang tuan rumah. Dengan alasan macet, ia ingkar akan janji pertemuannya dengan seorang menteri Jepang (Senin, 11/01).

Berita-berita tersaji dengan satu tema: "kelakuan sang menteri mempermalukan bangsa". Kita semua pasti mafhum, jika Jepang sangat menjaga nilai kedisiplinannya. Benar kawan, D-I-S-I-P-L-I-N. Dalam segala aspek, mereka menjag betul hakikat kata ini.

Sudahlah, saya tidak ingin bersikap menghakimi tingkah sang menteri. Sudah cukup berita di media meyesalkan kejadian itu. Sampai-sampai ada yang membandingkannya dengan keputusan RI-1 ketika ‘terpaksa’ naik motor ketika terjebak macet. Maka, jangan tersinggung ketika sang meteri Jepang itu sedikit menyindir bahwa sistem transportasi di Indonesia harus dibenahi.

Namun sekali lagi, untuk yang kesekian kalinya, tulisan inipun juga ditujukan untuk diri saya pribadi. Karena, seringkali saya menjanjikan bertemu atau melakukan suatu kegiatan dengan saya yang mengaukan waktunya, namun saya juga yang datang terlambat. Sering, sering sekali saya melakukannya. Lucu ya, mengkritik orang, padahal diri sendiri pun melakukannya. Malu-maluin aja!

Tapi, biarlah malu-maluin, jika ini memang baik buat jadi bahan refleksi saya.

Advertisements

11 thoughts on “Malu-maluin Aja!

  1. Harakiri, apapun alasannya tentu saja HARAM! Trims koreksinya kang, mungkin itu salah satu kelemahan mental mereka ya. . Dengan dalih sebagai bentuk tanggung jawab? ah, tetap saja itu kita namakan mati konyol… 😉

  2. Salam hangat untuk para sahabat
    Semoga kita selalu bersemangat
    Merangkai kata menyusun kalimat
    Persaudaraan bloger indonesia semakin kuat

    sedj

  3. kayaknya moral pejabat kita harus dibenahi deh.. termasuk kedisiplinan juga… rapat DPR aj sering molor… atw jangan2 keterlambatan udh jadi budaya indonesia kali ya.. termasuk korusi.. tapi ya gak tau juga sih.. hanya tebak2 doank.. hehehe.. maju terus indonesia…. 😛

  4. mempraktekan islam secara kaffah, dijamin refleksi disiplin akan membekas…..KAFFAAH LOH, bukan setengah-setengah apalagi 1/4…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s