Whizer | Whizzer, Memaksimalkan Blog

Beberapa hari lalu saya membaca sebuah tulisan dalam buletin perusahaan tempat saya bekerja, tulisan itu memuat istilah yang baru saya ketahui yaitu Whizer (Whizzer). Bagi beberapa sahabat, apalagi sahabat blogger senior, istilah ini mungkin sudah tidak asing lagi.

Whizer bisa diartikan sebagai sebuah ‘pekerjaan sambilan’ yang dilakukan oleh pemilik blog (atau social media lain seperti Facebook, Twitter, dll) dengan menjadikan blog atau social media yang dimilikinya sebagai sarana untuk mengenalkan atau mempromosikan profil atau produk dari sebuah perusahaan. Si pemilik perusahaan atau produk akan memberikan imbalan dengan jumlah tertentu untuk setiap ulasan yang dimuat dalam blognya. Tidak menutup kemungkinan, seorang blogger akan dikontrak oleh si empunya produk untuk menjadi whizer bagi produk tersebut. Tentunya dengan imbalan selayaknya gaji seorang karyawan. Hmm, cukup menggiurkan, bukan?

Jika sahabat mencoba menemukan arti Whizer di mesin pencari Google, bersiaplah untuk kecewa. Karena ternyata pada halaman pertama saja, sedikit situs yang mengulas definisi whizer, bahkan situs rujukan macam wikipedia pun tidak menyebutkan ulasan mengenai whizer yang berhubungan dengan dunia blog. Yang akan anda temukan malah nama sebuah komunitas pengendara sepeda motor :).

Tapi, menurut artikel yang saya baca di sini, ternyata profesi whizer sangat populer di negeri Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Fenomena whizer sudah muncul sekitar tiga tahun lalu. Ulasan tentang whizer yang cukup lengkap dan jelas dapat sahabat baca di sini.

Sebagai blogger, kenapa tidak kita manfaatkan saja blog kita sebagai sarana untuk menjadi whizer. Mungkin tak perlu muluk-muluk untuk menjadikan whizer sebagai profesi sampingan :D.ย Setelah mengenal istilah ini, saya kok ingin bercita-cita menjadi seorang whizer ya… ๐Ÿ˜‰ yah, minimal menjadi whizer bagi perusahaan tempat saya mengais rizki.

Bagi sahabat yang memiliki Google Page Rank lebih dari 3, sangat mudah untuk mengajukan diri sebagai whizer. Atau bisa jadi malah blog kita yang diminta menjadi whizer bagi suatu produk. Social media macam blog, facebook, twitter atau yang lain tampaknya sudah mulai dilirik sebagai sarana promosi yang diperhitungkan. Karena ternyata, melihat jalinan komunikasi pada media-media tersebut cukup intens, di mana terjadi dua arah (bahkan lebih) komunikasi yang efektif. Selain itu, dalam social media pemilik umumnya ย menuliskan sesuatu dari perspektif dirinya sendiri, secara jujur tanpa pengaruh pihak luar. Sehingga mereka (pemilik produk) akan mendapatkan feedback untuk perbaikan.

Tapi, semuanya tetap berpulang pada diri masing-masing kali ya… Blog adalah sarana pribadi, banyak hal bisa dilakukan, terserah sang pemilik. Tulis saja sesuai nurani masing-masing.

Ngomong-ngomong, sepertinya saya mengenal seorang sahabat blogger yang telah menjadi whizer sukses bagi sebuah merk telepon seluler. Ah, tak perlu saya sebut alamat blognya. Ini hanya dugaan saya saja ๐Ÿ™‚ .

Referensi tulisan dari sana dan sini | Kalau ilustrasi gambarnya dari sini

Advertisements

52 thoughts on “Whizer | Whizzer, Memaksimalkan Blog

  1. ketika disebutkan sosok blog yang mengangkat telpon seluler baru tahu maksudnya ๐Ÿ™‚
    Artikel yang inspiratif kang … …

    trims.
    Salam ๐Ÿ™‚

  2. Tambahan, kalau di wordpress.com rasanya tindakan itu dilarang (tidak diizinkan di syarat dan ketentuan penggunaan wordpress.com) ๐Ÿ™‚

  3. baru kenal nih sama istilah ni…
    tapi itu sebuah usaha menjemput peluang :mrgreen:
    memaksimalkan aktovitas internet dari pada online2an biasa kali ya, heu..

  4. Lia ada lihat beberapa blog wp gratisan ada iklannya..
    ini termasuk whizer ya kang ?

    kalo pr nya masih 1 menyimak dulu nih..hehehe

  5. ————- Asep wrote —————————–
    Bagi sahabat yang memiliki Google Page Rank lebih dari 3, sangat mudah untuk mengajukan diri sebagai whizer. Atau bisa jadi malah blog kita yang diminta menjadi whizer bagi suatu produk. Social media macam blog, facebook, twitter atau yang lain tampaknya sudah mulai dilirik sebagai sarana promosi yang diperhitungkan. Karena ternyata, melihat jalinan komunikasi pada media-media tersebut cukup intens, di mana terjadi dua arah (bahkan lebih) komunikasi yang efektif. Selain itu, dalam social media pemilik umumnya menuliskan sesuatu dari perspektif dirinya sendiri, secara jujur tanpa pengaruh pihak luar. Sehingga mereka (pemilik produk) akan mendapatkan feedback untuk perbaikan.
    —————————————————————-

    hati2 mas. di TOS wordpress.com ada ketentuan bahwa kita tidak boleh pasang banner iklan. begitu ketahuan blog di wp.com itu langsung di banned tanpa peringatan. wp.com. segala macam bentuk ppc, adsense, pps, affiliate dan sejenisnya gak boleh masuk ke wp.com sendiri

    • @Bli Cahya dan Kang Red :

      Makasih koreksinya kang… Tapi saya tidak menemukan dalam TOS WP kalimat yang menyiratkan hal tersebut (mungkin saya yang terlewat)..
      Saya sudah baca di http://en.wordpress.com/tos/
      Hanya menemukan satu kalimat yang berhubungan dengan hal ini
      “your blog is not getting advertised via unwanted electronic messages such as spam links on newsgroups, email lists, other blogs and web sites, and similar unsolicited promotional methods”

      Kalu saya mengartikan, itu maksudnya blog kita menamilkan iklan yang dimunculkan oleh mesin… bukan manusia…
      CMIIW…

      Sebenarnya saya menekankan “Whizer” untuk memanfaatkan blog kita mengenalkan -misal- perusahaan tempat kita bekerja… (bukan BANNER IKLAN seperti yang kang Red maksud)
      Sekali lagi, CMIIW.. ๐Ÿ˜€

  6. kalau dilihat akhir-akhir ini banyak narablog terkenal yang menjadi whizzer, tampaknya brand-brand mulai melirik online media. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk perkembangan dunia online kita

  7. bahasa yang tak terjangkau…
    mungkin cocok bagi para advance…
    masih payah nih… cuma bisa nulis doank
    salam sukses Bung Asep

    sedj

  8. oh… saya baru tau kang
    semangat ah
    saya juga harus tetap semangat
    semangat nge blog :mrgreen:
    salam dari rizki di studio satu

  9. dulu sempet pengen juga jadi whizzer, tapi kesini2nya karena merasa suka sulit kalo disuruh bikin tulisan tematik kalo bukan keinginan sendiri, jadi ummm mikir lagi deh… hihihi… ๐Ÿ˜€

  10. Pingback: Monetize Pertama | Blog Monetizing « Blog Asepsaiba

  11. kang asep, di mesin pencari nomor satu dg keyword ‘memaksimalkan blog…’ selamat ya! *bertanya: meningkatkan ranking google PR, apa kiat2nya? Slmt pagi, kang ๐Ÿ™‚

    • Wah, jujur aja sy jg gak begitu faham ttg GPR kang.. Banyak loh blog2 yg kasih tips/trik utk naikin GPR… Salah satunya adalah pintar2 menggunakan kata utk judul tulisan..
      Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s