Ayoba… Selamat Datang Piala Dunia!

Pesta terakbar sejagat dalam dunia olahraga akan dibuka malam ini. Saya sebagai salah satu penyuka olahraga gocek bola ini sangat menantikan perhalatan akbar ini. Di tengah kejenuhan menyaksikan tayangan-tayangan ‘konvensional’, Piala Dunia (PD) pasti akan menyajikan pengalaman seru setelah lewat dua tahun lalu ditinggalkan Euoro 2008. Piala Dunia pertama yang digelar di benua hitam, Afrika.

Beberapa hari lalu saya menyaksikan tayangan di Discovery Channel yang meliput proyek pembangunan stadion-stadion yang akan digunakan dalam perhelatan itu. dari 10 stadion tersebut, 5 diantaranya merupakan bangunan lawas yang direnovasi dengan teknologi terkini, dan sisanya tampaknya memang sengaja dibangun untuk perhelatan ini. Ulasan tentang 10 stadion Piala Dunia 2010 dapat dibaca di sini.  Ketika melihat tayangan itu, berkali-kali saya dibuat terperangah dan berdecak kagum. Saya yang tak faham ilmu arsitektur tentu saja melongo ketika disajikan kemegahan-kemegahan yang disajikan pada stadion-stadion itu.

Stadion Soccer City di ibukota Afsel, Johannesburg tentu saja menjadi pusat perhatian karena menjadi stadion tempat seremoni pembukaan Piala Dunia sekaligus partai pembuka PD 2010. Rancangan dasar bangunan megah itu terinspirasi dari bentuk jambangan khas Afrika yang dikenal dengan nama “Calabash’ dan keindahannya akan semakin terpancar ketika diterangi di malam hari. Kapasitasnya yang mencapai 94.700.  Moses Mabhida Stadium di kota Durban menjadi stadion sepakbola pertama yang memiliki fasilitas kereta gantung pada lengkungan raksasa tepat di atas lapangan. Atau konsep hijau yang digadang oleh Green Point Stadium, sarana-sarana yang tersedia memiliki konsep hemat energi, salah satunya adalah minimalisasi penggunaan AC, stadion ini dikelililngi oleh terpal raksasa yang dibuat dari bahan logam kuat dan tipis yang berpori, sehingga angin bisa masuk. Hmm, mari kita nikmati saja nanti kemegahan-kemegahan stadion lainnya.

Eit, tentu saja menikmati kemegahan stadion adalah nomor sekian. Yang paling penting adalah kita akan disuguhi seni mengocek bola tingkat tinggi yang akan ditampilkan oleh maestro-maestro sepakbola.

Namun, dibalik euforia yang demikian gencarnya. Terselip tidak sedikit kergauan akan gegap gempita PD di benua itu. Tingkat kriminalitas yang tinggi menjadi momok yang sangat menjadi perhatian. Sebuah catatan statistik kejahatan menyebut bahwa terjadi 50 pembunuhan per hari di Afsel. Nampaknya, data tersebut sudah cukup untuk membuat para negara peserta PD mewanti-wanti para pendukung tim negaranya yang akan mendukung langsung ke Afsel. Tapi saya pribadi percaya bahwa tentu panitia penyelenggara (baca: pemerintah Afsel) tidak mau mempertaruhkan reputasinya sebagai pihak yang dipercaya menggelar perhelatan akbar ini. Merak pasti mengerahkan segala daya upayanya untuk menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi siapapun yang ingin menyaksikan PD di negara mereka.

Bagaiman dengan di sini? Semoga saja perhelatan ini tidak menurunkan kinerja para pegawai kantoran, yang bisa saja mengantuk usai menonton langsung di malam hari. Karena banyak pertandingan dari tim-tim bergengsi digelar pada dini hari. Bersiap dengan kopi, kacang, serta cemilan lain. Di pojok-pojok perumahan sudah banyak digelar agenda nonton bareng. Pun di berbagai kafe, hotel, tempat hiburan, bahkan mal-mal. Malam ini saja, di kantor saya digelar acara nonton bareng pembukaan PD 2010 (sekalian syukuran sih..).

Semoga PD juga dapat memberi inspirasi dan pembelajaran bagi tim Merah Putih untuk meningkatkan kemampuan serta profesionalitasnya. Tim dari negara yang terisolasi semisal Korea Utara saja sanggup. Kenapa kita tidak?

Lantas, bicara tentang tim favorit. Sejak PD di Amerika pada 1994 lalu, saya selalu memfavoritkan tim Three Lions Inggris saat era Beckham bersinar. Setalah itu tak pindah ke lain tim. Mungkin ini dipengaruhi juga oleh kesukaan saya akan atmosfir Liga Inggris yang begitu mempesona dan tentu saja tim Manchester United yang selalu memikat saya. Apaalgi saat ini The Three Lions diarsiteki oleh salah satu Coach favorit saya, ‘Don’ Fabio Capello (yang pernah menghantarkan AS Roma, tim Lega Calcio favorit saya menjadi Scudetto  pada musim 2000/2001).

Saya jagokan Tim Inggris memenangi Piala Dunia 2010, bagaimana dengan anda?

Advertisements

24 thoughts on “Ayoba… Selamat Datang Piala Dunia!

  1. Lia ikutan teriak GOOLLL aja.. heheh
    soalnya gak ngerti bola kang..

    salut dengan piala dunia yang bisa menyatukan berbagai bangsa….

  2. Hmmmmm,,,

    Kriiinggggg weker bunyi jam 03.00,
    alhamdulillah waktunya bisa tahajud…

    eh ada PD, tahajud bablass,,,
    Pesen copy DVD tiap pertandingannya aja ya Sep,
    biar mantap kalo jadi pelatih he he

  3. wahhh saya juga inggris kang.. awalnya kurang suka bola, tapi udah beberapa hari ini, aku bawain acara zona bola di radio, jadi tau profil para tim, kayaknya asyik aja gitu heheh
    met nonton bola kang.

  4. saya memilih tidak mendukung siapa-siapa, ah…
    soalnya tim saya tidak masuk….

    (dari kejauhan ada yang tanya : “emang apa timnya?”)

    PERSIB….

  5. hmmf dari dulu inggris agak lemah di kiper nih. serangan dah bagus tapi gara2 kiper bernama green jd imbang deh skornya. mdh2an partai berikutnya inggris bsa menang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s