Hati-hati (Banyak) Lubang Jalanan!


Kondisi ini sudah hampir 2 minggu dibiarkan begitu saja. Padahal lokasinya sangat mudah terlihat pandangan mata. Pun yang lebih miris, tidak jauh dari perkantoran Pemda DKI, tepatnya di kawasan Jl. Kebon Sirih (lampu merah Tugu Tani). Hampir setiap hari saya lewat trotoar ini. Pada awalnya hampir saja saya terperosok, karena waktu itu terburu-buru mengejar absen (maklum cuma kuli). Selanjutnya sudah terbiasa. Namun, bagi yang baru melintas di trotoar itu? Hm, jika sudah ‘kejadian’ terperosok dan luka, siapa yang diminta pertanggungjawaban coba? Yah.. jika masih terbentur dana untuk merehabnya, mbok ya dipasangi rambu-rambu dulu agar pejalan kaki bisa lebih berhati-hati. Apalagi di saat mala hari. Belum lagi, posisinya yang tepat di sampng jalan tidak memungkinkan pejaan kaki mengambil jalur lalu lintas karena di area tersebut lalin cukup padat. Hati-hati ya…

Advertisements

12 thoughts on “Hati-hati (Banyak) Lubang Jalanan!

  1. Aku tidak hati-hati mang wong tempatku jauh dari trotoar itu, tapi di tempatku juga begitu lho. Jalan raya penuh lobang. Biar tidak ada korban terperosok maka lobang itu pada di tanami pohon pisang dah aman deh hehe

  2. @udinroy: duh, kalo gitu saya juga bisa salah dong ya.. kalo nyadar, knapa gak dimulaidari diri saya saja ya.. pasang aja kek yg kang udin bilang, pake pepuunan..
    @nuances: di lokasi2 lain mungkin banyak yg lebih parah lagi…

  3. (maaf) izin mengamankan KELIMAAXXXZZZZ dulu. Boleh kan?!
    Gak di sini gak di sana, ternyata hampir sama. Pelayanan terhadap keselamatn publik emang sering kali terabaikan.

  4. Wah Kang Asep ganti template lagi ya. Untuk alasan penyegaran sih bagus, tapi kalau terlalu sering ganti template jadi kesulitan menanamkan rasa “memorable” 😀
    Ya beginilah nasib negara kaya tapi kekayaannya dihisap negara lain, trotoar rusak aja mau dibenerinnya lama banget 😦

  5. Saya sering mesti hati-hati kalau jalan-jalan pagi, jam 4 atau jam 5 pagi sebelum matahari terbit bisa jadi masalah kalau lubang jalanan ndak terlihat, tapi rata-rata tiap daerah rasanya punya yang seperti itu 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s