Pengalaman (Gagal) Jadi Pemimpin

Saya memiliki pengalaman yang bisa dibilang tidak bagus dalam hal berorganisasi. Ceritanya begini, menjelang akhir masa kuliah, kami mengadakan studi lapangan (mengunjungi industri) yang juga menjadi salah satu mata kuliah yang harus dipenuhi. Kebetulan (atau dipaksakan ya?), saya diminta untuk menjadi koordinator kegiatan tersebut.

Ini pasti bakal jadi pekerjaan berat, begitu pikir saya ketika itu. Kenapa? Karena kebetulan juga sejak tingkat awal, saya menjadi koordinator di kelas kami. Selama masa itu, saya tidak melihat adanya kekompakan di kelas kami, dalam hal organisasi di lingkungan kelas. Kekompakan hanya terlihat saat harus mengumpulkan tugas saja, kompak menyontek maksudnya :).

Namun bukan tentang ketidak-kompakan kami yang ingin saya bahas. Saya ingin berbagi pengalaman yang saya rasa tidak baik dalam hal berorganisasi. Meski itu hanya organisasi kecil.

Jadi, setelah saya –secara terpaksa– menyanggupinya, seperti biasa pertama kali membentuk panitia kecil yang membidangi urusan terkait kegiatan kami. Sudah pasti ada wakil ketua, sekretaris, bendahara, hingga seksi-seksi pendukung (konsumsi, dokumetasi, dll). Oke, di tahap itu segalaynay terlihat baik-baik saja.

Tapi apa yang kemudian terjadi selanjutnya seiring waktu kegiatan yang semakin dekat? Jod description yang saya bagikan tidak berjalan maksimal! Meski ada beberapa sahabat baik yang tetap mengerjakannya. Kebanyakan dikerjakan oleh saya sendiri. Karena saya melihat fungsi-fungsi yang seharusnya dikerjakan tidak berjalan. Mulai dari urusan surat-menyurat, pengumpulan dan alokasi dana, hingga ke-humasan. Saya bekerja sendiri tanpa memberitahu pada bagian-bagian terkait. Yang ada dalam benak saya ketika itu adalah bagimana caranya agar kegiatan ini berjalan sukses.

Apakah itu bisa disebut sebuah perilaku pemimpin yang baik? Sangat bertanggung-jawab hingga melupakan tanggung-jawab yang dibebankan pada ‘jajaran’nya. Loyalitas tanggung jawabnya memang bagus, tapi dibalik itu dia bisa dibilang gagal. Gagal karena tidak mampu mengorganisir perangkat yang ada untuk mencapai tujuan bersama. Ia tidak percaya terhadap jajarannya.

Organisasi yang bisa dibilang solid adalah organisasi yang; baik pemimpin, pengurus maupun para anggotanya bertanggungjawab terhadap posisi dan tugas yang diembannya masing-masing. Ketika ada satu bagian yang dirasa kurang berjalan maksimal, tidak sepatutnya tugas bagian itu langsung diambil alih oleh pemimpin. Tugas utama pemimpin adalah menjaga kinerja ‘bawahan’-nya sehingga bisa mencapai tujuan bersama. Bolehlah jika sesekali ia ‘turun ke bawah’ untuk membantu, tapi tidak terlalu mengintervensi. Ia harus loyal, dalam arti loyal memberikan keleluasaan pada jajarannya untuk mengembangkan idenya masing-masing.

Jadilah saya yang kerepotan sendiri saat hari H pelaksanaan kegiatan itu. Hal yang wajar, mengingat sikap saya yang mungkin bisa dibilang egois hanya menuruti keinginan saya sendiri untuk mengurus segala sesuatunya sendiri. Semoga di masa mendatang saya tidak mengulanginya.

Advertisements

17 thoughts on “Pengalaman (Gagal) Jadi Pemimpin

  1. Wah, kalo saya malah gagalnya sekarang kang.. Mestinya liburan ini ada acara jalan2 ma anak2 sekelas pas TPB, malah nggak jadi gara2 saya [yang nggak tahu kenapa tiba2 diklaim jadi ketua] nggak tahu apa yang harus dilakuin] T.T

  2. Pengalaman saya sebaliknya Kang, waktu dulu jadi ketua HIMA (himpunan mahasiswa) di jurusan saya, saya merasa jadi raja, ongkang-ongkang kaki sambil mengawasi “anak buah” saya kerja. Setelah JobDesc selesai dan dirapatkan, maka saya “push” mereka untuk bekerja sesuai tanggung jawabnya.
    Apakah saya pemimpin yang baik atau malah pemimpin egois, tergantung dari sudut mana kita mengulasnya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s