Nikmati Saja

Ketika deru mesin hidupmu terus kau pacu, ketika tatap nanar matamu terus saja kau picingkan, ketika jeritan tak lagi kau dengar, ketika batu sudah kau anggap intan, ketika nurani tersapu angin.

Sekarang saatnya kau berhenti, diam, dan merenunglah. Turunkan tensi emosi duniawimu. Resapi jejak langkah yang telah kau lalui. Batu terjal yang kau lewati. Debu deru rutinitas yang memerihkan mata. Tutup sejenak pandanganmu, buka mata hatimu. Di situ akan engkau temui mereka yang tersenyum. Kau, dia, dan mereka dengan raut muka penuh kebahagiaan.

Perih peluh perjuangan tak akan sia-sia, kawan. Kecuali engkau tak menyukuri nikmatnya. Nimati saja saat engkau menikmati syukur itu. Perjalanan terjal yang telah dengan gemilang kau capai itu, nikmati saja hasilnya.

Nikmati selagi kau bisa menikmatinya. Nikmati bersama mereka, orang-orang sekelingmu yang selalu mencintaimu.

Bingung dengan tulisan ini? Sama, saya juga 🙂

Advertisements

10 thoughts on “Nikmati Saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s