Mumpung Gratis

“Ini papa lg pinjam hp org,tolong beliin pulsa 50rb ke nmr. baru papa=081215040497 papa lg ada masalah dikntr polisi,jgn dulu sms/telp,nanti papa yg telpon pntng”
*copas langsung dari isi SMS, tanpa edit

Entah sudah berapa kali saya terima SMS sampah macam ini. Mungkin juga anda. Jadi ingat postingan Kang MT, agak mirip. Mana mungkin ayah saya SMS dari alam kubur.. 🙂 Lagian seumur-umur saya tak pernah panggil dalmarhum dengan sebutan ‘Papa’. Tak terhitung pula jumlah postingan narablog tentang fenomena ‘Papa pulsa’ atau ‘Mama pulsa’ ini.

Tapi anehnya, meski banyak yang mencemooh modus penipuan macam ini, tapi tetap saja ada dan cenderung makin ‘menggila’. Tidak lain dan tidak bukan, apalagi kalau karena modus penipuan macam ini memang ‘menghasilkan’. Pertumbuhan jumlah pengguna ponsel yang sangat pesat terutama pada kalangan pemula di pelosok desa di daerah-daerah, tampaknya menjadi surga yang menjanjikan bagi modus penipuan ini.

Ditambah lagi, modus penipuan lewat SMS macam ini juga tidak memerlukan modal yang besar (bahkan bisa dibilang tanpa modal barangkali). Mereka memanfaatkan efek samping dari persaingan para provider penyedia jaringan seluler di peta industri cakap-cakap nirkabel ini di Indonesia. Coba anda tengok sejenak, semua provider memunculkan strategi jitunya masing-masing, perang tarif, serta bebas ini dan itu. Meski pada akhirnya konsumen juga yang untung.

Lantass, apa kaitannya dengan mewabahnya modus penipuan model di atas tadi? Begini, setelah saya lihat nomer ponsel yang kirim SMS itu saya sudah bisa menduganya, mungkin saya adalah sasaran yang ke ke-999. Dilihat dari nomernya saya teringat pada promo bombastis dari provider nomer ponsel tersebut. Jika kita mengirim minimal 4 kali SMS, maka dalam sehari kita akan mendapat 1000 SMS gratis, ke semua operator! Nah, tanpa modal besar, si penipu akan tanpa beban mengirimkan 1000 SMS berisi penipuan. Dan ini gratis tis! Jika dari 1000 orang ‘terjaring’ 100 saja, si penipu bisa memperoleh 5 juta pulsa. Dalam satu hari, tanpa modal. Sangat menggiurkan.

Anehnya lagi, kok sepertinya tidak ada tindakan yang serius dari aparat terkait? Jangan dilihat dari nominalnya yang ‘hanya’ 50 ribu, tapi lihatlah dari kacamata lain, misal betapa sudah mengganggunya modus-modus penipuan macam ini. Sudah cukup meresahkan. Jangan sampai para penipu itu terus berlalu dan berucap, “Ah, mumpung gratis…”

Advertisements

24 thoughts on “Mumpung Gratis

  1. Saya belum pernah menerima sms tersebut tapi sering baca punya temen-temen saya, kalau ada saya mau bilang orang tua saya tidak bisa sms cuma bisa nelpon aja. Banyak kejadian juga pada teman-teman yang orang tuanya udah meninggal,waktu nerima sms seperti itu mereka tertawa

  2. modus lama yang selalu marak
    penipuan memang lahan yang menarik
    tanpa modal, hasil melimpah…
    semoga kita selalu berhati-hati..
    nice post, Kang Asep,
    salam sukses…

    sedj

  3. sabar mas… mungkin itu adalah tuntutan profesi mereka… hehehe
    selama ini alhamdulillah saya mendapatkan sms demikian cuma sekali saja, setelah itu tidak pernah…

  4. Pingback: ternyata « komuter jakarta raya

  5. Betul kang …
    euphoria gadget ini telah dimanfaatkan untuk hal-hal laku yang tidak patut …
    sehingga banyak juga orang yang tertipu

    salam saya Kang

  6. Saya juga pernah dapat kang, awalnya saya heran karena saya diruma tidak pernah mangil Bapak dengan kata “papa”. akhirnya saya cuekin aja dah,, hehe..

    salam kenal, ^_^

  7. hm hm *manggut2*,
    kecil2 meresahkan, inbox sms penuh…

    tp eits jgn salah,
    justru saking maraknya penipuan sprti ini, pihak iklan untuk salah satu provider malah memanfaatkannya sbg media promosi, kreatif…

    ada tuh iklannya di TV, aku sampe ketawa pas iklannya muncul :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s