Key Performance Indicator (KPI)

Saat menulis ini sebenarnya saya mencuri-curi waktu di sela rapat koordinasi antar departemen di perusahaan yang saya tempati. Mungkin agak sedikit serius. Ini adalah hari kedua, sejak kemarin banyak didiskusikan dan diperbincangkan tentang pencapaian KPI atau Key Performance Indicator -atau menurut terjemahan yang saya kutip dari wikipedia yaitu Indikator Kinerja Kunci (agak aneh mendengarnya ‘kan?)- masing-masing departemen. Dengan saling memberikan pemaparan target yang telah dicapai, diharapkan antar departemen bisa saling bekerjasama dan koordinasi untuk saling mendukung demi tercapainya target perusahaan Mengutip definisi KPI menurut wikipedia:

KPI (singkatan bahasa Inggris: key performance indicators), atau indikator kinerja kunci dalam bahasa Indonesia, adalah metrik finansial ataupun non-finansial yang digunakan untuk membantu suatu organisasi menentukan dan mengukur kemajuan terhadap sasaran organisasi.

KPI dari tiap departemen merupakan ‘turunan’ dari KPI General Manager yang telah ditetapkan holding. Dijabarkan dalam setiap program kerja yang mendukung target pencapaian yang telah ditentukan untuk jangka waktu satu tahun.

Hari ini saya pun mendapat istilah baru, ‘performance management atau manajemen kinerja. KPI yang disusun merupakan salah satu (dari beberapa tolok ukur penilaian)  tolok ukur penilaian efektifitas kinerja yang telah dijalankan.

Apapun sarana yang digunakan untuk mencapai visi dan misi perusahaan yang menjadi goal-nya nanti, semuanya kembali pada komitmen dari masing-masing komponen perusahaan. Tanpa komitmen bersama, adalah mustahil perusahaan dapat mencapai goal dan harapan untuk terus tumbuh mungkin hanyalah sekedar harapan.

Advertisements

14 thoughts on “Key Performance Indicator (KPI)

  1. Terus terang saya juga dulu pernah bekerja selama 11 tahun mas namun yang namanya komitmen itu sangatlah relatif dan biasanya berhubungan dengan apa yang akan diperoleh orang yang bersangkutan. Aapa yang saya lihat komitmen itu biasanya kepada pekerjaan. Walaupun secara tidak langsung berhubungan dengan goal perusahaan namun cukup sulit untuk menemukan pegawai yang berkomitmen untuk perusahaannya. Hal ini terlihat kalau ada yang nawarin gaji dan posisi lebih bagus maka biasanya orang akan pindah

  2. KPI itu disatu sisi memacu kita
    disisilain juga menakutkan …
    (kalau targetnya ketinggian)

    Dan satu lagi makhluk yang biasa diutik-utik … “Balance Score Card”

    hehee

    salam saya Kang Asep

  3. siplah…yang penting para pimpinannya harus optimis dan semangat! agar yang di bawah bisa kerja efektif dan cerdas…

    do the best… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s