Tragedi Yue Yue | Ketika Moralitas MakinTergerus

Bocah kecil 2 tahun itu tidak tertolong… Ya, Yue Yue, bocah korban tabrak lari di Cina meninggal dunia akibat tabrak lari yang dialaminya.

Video yang sungguh menyentak dan membuat geram bagi siapapun yang menyaksikannya! Saya memiliki putri umur 4 tahun. Saya tak sanggup membayangkan jika itu terjadi pada putri saya.

Biadab!

Memang kata yang tepat untuk mereka!

Dunia pun geram, dan mempertanyakan moralitas warga di sana. Sisi gelap terkuak. Mereka tak mau terusik ‘urusan’ orang lain yang bisa saja merugikan bagi mereka, mengagungkan kepentingan sendiri, tanpa peduli lagi dengan keadaan sekitar.

Ngeri ketika kita saksikan ada sekitar 18 orang dengan cueknya lewat begitu saja melintasi seorang anak manusia bersimbah darah. Berhenti, melihat sekilas saja, lantas berlalu begitu saja.. 7 menit! ya, 7 menit sang anak dibiarkan begitu saja, sampai seorang ibu pemulung mencari pertolongan untuk dirinya.

Mungkin ini adalah efek dari sistem peradilan yang buruk yang telah membunuh jiwa sosial mereka di sana. Tahun 2006, pernah seorang wanita yang menolong seorang wanita tua yang jatuh, malah divonis bersalah akibat tuntutan wanita tua itu yang menuduhnya menabrak dirinya. Si wanita penolong malah dijatuhi vonis bersalah dan denda 45.000 yuan. Kasus tersebut mungkin saja menyebabkan trauma bagi warga di sana.

Tapi, apapun alasannya… Tetap saja ini bukan pembenaran dari perbuatan biadab tersebut! Ini adalah tentang tanggungjawab sebagai manusia dan makhluk ciptaan-Nya.

Sudah sedemikian parahkah moral manusia di era modern ini? Ketika kita lebih mengagungkan ego pribadi, lantas mengucilkan moralitas yang semestinya ada saat manusia diciptakan. Moralitas makin tergerus akibat di otak manusia lebih mementingkan kenikmatan dunia semata. Kapitalisme, liberalisme sudah sedemikian hebatnya menguasai setiap sedni kehidupan. Mengorbankan humanisme yang sebetulnya ada pada diri manusis ketika ia dilahirkan.

Bagaimana di negeri ini?

Di negeri ini pun tak beda jauh! Coba kita ingat-ingat, kita sering menemukan berita tentang penolakan rumah sakit atas pasien-pasien yang tak mampu membayar biaya uang muka, lantas mereka terlantar… Atau, ada seorang pemulung yang terpaksa membawa pulang mayat anaknya sendiri, dengan digendong karena ia tak mampu membayar biaya ambulan…

Semoga, tidak ada lagi Yue Yue yang lain yang menjadi korban. Tidak ada lagi penolakan pasien tak mampu. Tidak ada lagi seorang ayah yang menggendong mayat anaknya…

Advertisements

6 thoughts on “Tragedi Yue Yue | Ketika Moralitas MakinTergerus

  1. Setidaknya di Indonesia masih lebih baik. šŸ˜

    Eh tapi ya, menurut yang saya baca, entah ini pembelaan dari Tiongkok atau gimana, ternyata kalo ada orang nolongin orang lain yang terluka di jalan, si penolong juga harus membayar biaya pengobatan! Coba, kalo udah begitu, siapa yg mau nolongin? Pantesan, hukumnya yg salah. šŸ˜¦

  2. Semoga tidak ada lagi yue yue yang lain yang bernasib serupa. Semoga orang tua lebih perhatian lagi, tidak lalai membiarkan anak sekecil yue yue bermain tanpa pengawasan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s