Gunung Bunder via KOI

Rencana jalur gowes biasanya akan final malam menjelang paginya. Ya, baru Jumat malam disepakati untuk gowes ke Gunung Bunder via Koi. Bersama Mang Eko, Mang Yoki, Mang Okky, dan Mang Kikin. Niatan kami berlima memang untuk menemani Mang Eko yang katanya sudah dua kali gowes ke Koi gak pernah ketemu alias nyasar. Ternyata bergabung juga Mang Tutun, Mang Nurdin, dan satu goweser dari Ciper (saya lupa namanya). Dengan RC (Road Capten) kondang mang Tutun, kami dihantarkan melewati jalur -katanya- wisata untuk ke arah Gn. Bunder. Mereka bertiga sendiri tidak sampai ikut ke Koi.

Track gowes yang lumayan berat bagi nyubie seperti saya... beberapa kali stamina drop :)

Track gowes yang lumayan berat bagi nyubie seperti saya… beberapa kali stamina drop 🙂

Hajar bleh!

Hajar bleh!

Terbayar dengan kesejukan alam yang kami lewati...

Terbayar dengan kesejukan alam yang kami lewati…

Berakhir dengan semangkuk mie rebus dan segelas teh manis hangat di warung dekat gerbang masuk

Berakhir dengan semangkuk mie rebus dan segelas teh manis hangat di warung dekat gerbang masuk

Advertisements

22 thoughts on “Gunung Bunder via KOI

  1. Medannya oke banget. Tapi di akhir medan suasananya bikin kelelahan terbayar sudah. Oh ya, untuk medan kali ini berapa lama waktu gowes yang dibutuhkan? Atau banyak istirahat sambil menikmati keindahan alam di sepanjang jalur?

  2. Menyenangkan yah kalo bisa gowes apalagi di pegunungan..
    Bisa oleh raga sambil menikmati keindahan & kesegaran alam yang ga bisa di dapet di kota..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s