Uang Pensiunan

Pagi ini, ayah mertua meminta bantuan saya untuk mengantarnya ke sebuah bank swasta yang ditunjuk oleh PT Taspen sebagai loket pengambilan uang pensiunan. Beruntung, karena masih pagi, atau memang karena masih suasana lebaran, kami tidak menemui antrian panjang dibandingkan bulan-bulan biasa. Beliau sempat mengeluhkan, kenapa para pensiunan yang notabene berusia lanjut masih harus ekstra tenaga demi mengambil hak pensiunannya.

20140801-202005-73205386.jpg

Pensiunan PNS yang telatif telah berusia lanjut, masih saja harus ‘berjuang’ untuk mengambil hak uang pensiunannya di loket-loket yang telah ditentukan. Tidak jarang terlihat kakek-kakek atau nenek-nenek renta, bahkan jalannya pun terbungkuk-bungkuk harus rela menempuh
perjalanan cukup jauh. Lokasi loket pun sepertinya tidak tersebar merata, apalagi untuk lokasi yang cukup terpencil, di pedalaman misalnya. Beruntung bagi mereka yang masih bisa diantar sanak familinya.

Bukankah akan lebih santun bila mekanisme penyerahan hak mereka -misal- dengan mentransfer langsung ke rekening bank? Atau mungkin jika tidak, bisa saja dengan mendatangi dan mengantarkan langsung ke tempatdimana mereka tinggal? Atau, memang sudah terfikirkan, tapi terlanjur pesimistis dengan sistem internal mereka sendiri? Khawatir di korupsi, disunat, dan sebagainya.

Bentuk penghormatan kepada mereka yang telahberjasa menyumbangkan tenaga dan fikirannya semasa aktif bisa juga denga lebih memperhatikanmerwka dalam hal sekecil apapun. Termasuk cara menyerahkan hak pensiunan mereka.

Advertisements

13 thoughts on “Uang Pensiunan

  1. Kalau di anter langsung kerumah masing-masing kaya nya aku setuju tuh,,jadi ga perlu repot untuk antri-antri lagi,,dan yang penting adalah mereka para pensiunan bisa menikmati hari tua nya dengan bahagia.

  2. nah itu dia dilemanya mengambil uang pensiun, di satu sisi sangat perlu ada perubahan sistem mengambil uang pensiun agar tak merepotkan para orangtua. Di sisi lain terkadang beberapa orangtua terlalu lelah untuk mengikuti perubahan siste makanya lebih baik menggunakan cara lama seperti cape-cape ke kantor Taspen untuk mengambil uang pensiun. Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s